Saya Hampir Menyerah Memompa ASI di Minggu ke-4
Oleh Sarah, Ibu dari 2 Anak
Saya hampir menyerah memompa ASI di minggu ke-4.
Semuanya terasa sakit. Pasokan ASI saya menurun. Saya menangis setelah setiap sesi memompa.
Bayi saya tidak menyusu dengan baik, jadi memompa ASI secara eksklusif menjadi satu-satunya pilihan saya, dan saya benar-benar kelelahan.Apa yang Hampir Membuat Saya Patah Semangat
-
Memompa setiap 2 jam, termasuk semalaman
-
Sesi memompa yang menyakitkan meskipun sudah mencoba berbagai pengaturan
-
Merasa gagal setiap kali melihat botol
-
Rasa bersalah yang terus-menerus karena tidak menghasilkan ASI yang cukup
Apa yang Membantu Saya Terus Bertahan
1. Saya Bergabung dengan Grup Dukungan
Menemukan ibu-ibu lain yang juga memompa ASI secara online mengubah segalanya. Saya menyadari bahwa saya tidak sendirian. Banyak wanita yang mengalami tantangan yang sama.
2. Saya Mendapatkan Ukuran Flange yang Tepat
Saya telah menggunakan ukuran yang salah selama ini. Setelah saya mendapatkan ukuran yang tepat, rasa sakitnya hilang. Itu membuat perbedaan besar.
3. Saya Melepaskan Diri dari Angka
Melacak setiap mililiter memengaruhi emosi saya. Saya mengubah pola pikir saya untuk fokus pada fakta bahwa jumlah berapa pun yang saya berikan baik untuk bayi saya.
4. Saya Berinvestasi pada Pompa yang Lebih Baik
Pompa pertama saya berisik, lambat, dan tidak nyaman. Beralih ke pilihan hands-free memberi saya kembali waktu dan ketenangan pikiran.
5. Saya Menetapkan Batasan
Saya berhenti memompa ASI pada pukul 2 pagi dan mengurangi sesi memompa menjadi 7 atau 8 kali sehari, bukan 10 kali. Pasokan ASI saya menyesuaikan diri, dan akhirnya saya mulai bisa beristirahat.
Di Mana Saya Sekarang
Bayi saya sekarang berusia 8 bulan, dan kami masih terus bersama. Masa sulit di usia empat minggu terasa jauh di belakang saya sekarang.
Catatan untuk Ibu-Ibu Lain
Jika Anda merasa seperti yang saya rasakan, ketahuilah bahwa keadaan akan membaik. Anda melakukan yang terbaik, dan itu sudah cukup.
Tidak apa-apa untuk memompa lebih sedikit, mencoba pendekatan yang berbeda, atau beralih ke susu formula jika itu yang terbaik untuk Anda.
Memberi makan adalah yang terbaik, dan ibu yang bahagia juga penting.
Bagikan Kisah Anda
Apakah Anda memiliki pengalaman serupa untuk dibagikan? Tinggalkan komentar di bawah.
Kisahmu mungkin bisa membantu ibu lain merasa tidak terlalu kesepian.
